Visi Misi

Visi Misi Politeknik Negeri Balikpapan

 

Visi

“Menjadi Institusi Unggulan di Bidang Teknologi Terapan dengan Melaksanakan Standar Internasional untuk Memenuhi Kebutuhan Industri”

Misi

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan tinggi vokasi melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu membekali lulusan dengan keahlian profesional bertaraf  nasional dan mengacu pada standar internasional;
  2. Mengembangkan sistem manajemen mutu dalam penyelenggaraan pendidikan;
  3. Membentuk suasana akademik yang menumbuhkan sikap dan komitmen kepemimpinan, kewirausahaan, pengembangan diri terus menerus, serta tanggap terhadap perubahan.

 

Visi Keilmuan Prodi D3 Tata Boga

Visi

“Menghasilkan Lulusan Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing Global Dalam Bidang Pengolahan dan Penyajian Makanan & Minuman yang Memiliki Kompetensi Inovasi Produk Serta Kewirausahaan Bisnis Kuliner Guna Mendukung Pengembangan Industri Kuliner yang Kreatif dan Berkelanjutan”

Tujuan Program Studi

  1. Mengembangkan lingkungan akademik yang responsif terhadap kemajuan teknologi melalui penerapan jaminan mutu yang sesuai dengan tuntutan industri, pengabdian kepada masyarakat, dan pelestarian lingkungan;
  2. Mencetak lulusan yang mampu menggabungkan pengetahuan dan teknologi untuk mengatasi tantangan dalam perkembangan dibidang kuliner berkelanjutan;
  3. Menciptakan lulusan yang kreatif, inovatif, dan mampu berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan, baik saat bekerja dalam tim maupun secara individual;
  4. Membentuk lulusan yang memiliki akhlak baik, jujur, dan berkarakter.

Strategi

  1. Peningkatan mutu kurikulum yang berlandaskan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 5, yang selaras dengan kebutuhan industri kuliner;
  2. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia program studi melalui pelatihan sertifikasi profesi, pengembangan karir dosen, serta kerja sama dalam penelitian terapan;
  3. Pemutakhiran fasilitas dan peralatan laboratorium agar dapat mendukung praktik yang efisien dan relevan;
  4. Implementasi sistem manajemen mutu yang sejalan dengan sistem penjaminan mutu internal di perguruan tinggi;
  5. Pendidikan nilai etika profesi, keselamatan kerja (K3), dan tanggung jawab sosial dalam setiap kegiatan pembelajaran.